Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Wednesday, October 17, 2012

Pengertian Senyawa adalah

Senyawa adalah zat yang terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan. Misalnya, karat besi (hematit) berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi besi (Fe) dengan oksigen (O). Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi penguraian.

Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair.

Adapun jenis - jenis senyawa sebagai Berikut :

Senyawa kimia adalah zat kimia murni yang terdiri dari dua atau beberapa unsur  yang dapat dipecah-pecah lagi menjadi unsur-unsur pembentuknya dengan reaksi kimia tersebut Contohnya, dihidrogen monoksida (air, H2O) adalah sebuah senyawa yang terdiri dari dua atom hidrogen untuk setiap atom oksigen.

Senyawa organik adalah golongan besar senyawa kimia yang molekulnya mengandung karbon, kecuali karbida, karbonat, dan oksida karbon. Studi mengenai senyawaan organik disebut kimia organik. Banyak di antara senyawaan organik, seperti protein, lemak, dan karbohidrat, merupakan komponen penting dalam biokimia.

  Artikel Terkait :



Langganan Entri Lewat email GRATIS!
Ketik Email Mu Disini! Buruan!
 Delivered by Feed Burner

Atom Adalah?

Atom adalah suatu satuan dasar materi, yang terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif, dan neutron yang bermuatan netral (kecuali pada inti atom Hidrogen-1, yang tidak memiliki neutron). Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. Sekumpulan atom demikian pula dapat berikatan satu sama lainnya, dan membentuk sebuah molekul. Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral, sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif atau negatif dan disebut sebagai ion. Atom dikelompokkan berdasarkan jumlah proton dan neutron yang terdapat pada inti atom tersebut. Jumlah proton pada atom menentukan unsur kimia atom tersebut, dan jumlah neutron menentukan isotop unsur tersebut.

Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani (ἄτομος/átomos, α-τεμνω), yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Konsep atom sebagai komponen yang tak dapat dibagi-bagi lagi pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani. Pada abad ke-17 dan ke-18, para kimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zat tertentu tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia. Selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, para fisikawan berhasil menemukan struktur dan komponen-komponen subatom di dalam atom, membuktikan bahwa 'atom' tidaklah tak dapat dibagi-bagi lagi. Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang digunakan para fisikawan kemudian berhasil memodelkan atom.

Dalam pengamatan sehari-hari, secara relatif atom dianggap sebuah objek yang sangat kecil yang memiliki massa yang secara proporsional kecil pula. Atom hanya dapat dipantau dengan menggunakan peralatan khusus seperti mikroskop gaya atom. Lebih dari 99,9% massa atom berpusat pada inti atom,[catatan 1] dengan proton dan neutron yang bermassa hampir sama. Setiap unsur paling tidak memiliki satu isotop dengan inti yang tidak stabil, yang dapat mengalami peluruhan radioaktif. Hal ini dapat mengakibatkan transmutasi, yang mengubah jumlah proton dan neutron pada inti. Elektron yang terikat pada atom mengandung sejumlah aras energi, ataupun orbital, yang stabil dan dapat mengalami transisi di antara aras tersebut dengan menyerap ataupun memancarkan foton yang sesuai dengan perbedaan energi antara aras. Elektron pada atom menentukan sifat-sifat kimiawi sebuah unsur, dan memengaruhi sifat-sifat magnetis atom tersebut.




  Artikel Terkait :



Langganan Entri Lewat email GRATIS!
Ketik Email Mu Disini! Buruan!
 Delivered by Feed Burner

Karbon Adalah?

Karbon adalah unsur paling berlimpah ke-15 di kerak Bumi dan ke-4 di alam semesta. Karbon terdapat pada semua jenis makhluk hidup, dan pada manusia, karbon merupakan unsur paling berlimpah kedua (sekitar 18,5%) setelah oksigen. Keberlimpahan karbon ini, bersamaan dengan keanekaragaman senyawa organik dan kemampuannya membentuk polimer membuat karbon sebagai unsur dasar kimiawi kehidupan. Unsur ini adalah unsur yang paling stabil di antara unsur-unsur yang lain, sehingga dijadikan patokan dalam mengukur satuan massa atom.

Karbon atau zat arang merupakan unsur kimia yang mempunyai simbol C dan nomor atom 6 pada tabel periodik. Sebagai unsur golongan 14 pada tabel periodik, karbon merupakan unsur non-logam dan bervalensi 4 (tetravalen), yang berarti bahwa terdapat empat elektron yang dapat digunakan untuk membentuk ikatan kovalen. Terdapat tiga macam isotop karbon yang ditemukan secara alami, yakni 12C dan 13C yang stabil, dan 14C yang bersifat radioaktif dengan waktu paruh peluruhannya sekitar 5730 tahun.[9] Karbon merupakan salah satu dari di antara beberapa unsur yang diketahui keberadaannya sejak zaman kuno.[10][11] Istilah "karbon" berasal dari bahasa Latin carbo, yang berarti batu bara.

Karbon memiliki beberapa jenis alotrop, yang paling terkenal adalah grafit, intan, dan karbon amorf. Sifat-sifat fisika karbon bervariasi bergantung pada jenis alotropnya. Sebagai contohnya, intan berwarna transparan, manakala grafit berwarna hitam dan kusam. Intan merupakan salah satu materi terkeras di dunia, manakala grafit cukup lunak untuk meninggalkan bekasnya pada kertas. Intan memiliki konduktivitas listik yang sangat rendah, sedangkan grafit adalah konduktor listrik yang sangat baik. Di bawah kondisi normal, intan memiliki konduktivitas termal yang tertinggi di antara materi-materi lain yang diketahui. Semua alotrop karbon berbentuk padat dalam kondisi normal, tetapi grafit merupakan alotrop yang paling stabil secara termodinamik di antara alotrop-alotrop lainnya.

Semua alotrop karbon sangat stabil dan memerlukan suhu yang sangat tinggi untuk bereaksi, bahkan dengan oksigen. Keadaan oksidasi karbon yang paling umumnya ditemukan adalah +4, manakala +2 dijumpai pada karbon monoksida dan senyawa kompleks logam transisi lainnya. Sumber karbon anorganik terbesar terdapat pada batu kapur, dolomit, dan karbon dioksida, sedangkan sumber organik terdapat pada batu bara, tanah gambut, minyak bumi, dan klatrat metana. Karbon dapat membentuk lebih banyak senyawa daripada unsur-unsur lainnya, dengan hampir 10 juta senyawa organik murni yang telah dideskripsikan sampai sekarang.


  Artikel Terkait :



Langganan Entri Lewat email GRATIS!
Ketik Email Mu Disini! Buruan!
 Delivered by Feed Burner

Tuesday, October 16, 2012

Bentuk - Bentuk Seni Bahasa

Prosa adalah karya satra yang disusun dalam bentuk cerita secara bebas yang tidak terikat oleh rima, irama, jumlah baris, dsb. secara garis besar , prosa dibedakan menjadi dua macam yaitu :

1. prosa Fiksi : prosa yang berisi rekaan sebagai hasil imajinasi pengarang.
contohnya : dongeng, cerpen, novel, roman dan sejenisnya.

2. Prosa Nonfiksi : prosa yang berisi fakta atau pendapat logis sebagai hasil kajian atau pengamatan terhadap suatu objeck.
contohnya :

0>  Esai : ulasan / kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya . isinya bisa berupa hikma hidup, tanggapan , renungan, ataupun komentar tentang budaya, seni, pementasan drama, film, dll. menurut selera pribadi penulis, sehingga bersifat subjektif / pribadi.

0>  Resensi : ulasan suatu karya (buku, film, drama, dll). isinya bersifat memamparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari berbagai aspek, sperti tema, alur, perwatakan, dialog,dll. sering juga disertai penilaian (kelebihan dan kekurangan / kelemahan karya tsb). dan saran tentang perlu tidaknya karya tsb. dibaca atau dinikmati.

0>  Kritik : karya yang menguraikan pertimbangan baik - buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan - alasan tentang isi dan bentuk dengan kreteria tertentu , sifatnya objectif dan menghakimi.

0>  Biografi : karya yang berisi riwayat hidup seseorang.

0>  Otobiografi : karya yang berisiriwayat hidup si pengarang sendiri.

Prosa juga dibedakan menjadi Prosa Lama dan Prosa Baru :


A. Posa Lama 

Prosa lama adalah prosa yang hidup dan berkembang dalam masyarakat lama Indonesia. Prosa lama terbagi atas:

1. Bidal
Bidal adalah cara berbicara dengan menggunakan bahasa kias. Bidal terdiri dari beberapa macam, diantaranya:
a. Pepatah
Pepatah adalah suatu peri bahasa yang mengunakan bahasa kias dengan maksud mematahkan ucapan orang lain atau untuk menasehati orang lain.
Contoh: Malu bertanya sesat di jalan , Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna.
b. Tamsil
Tamsil (ibarat) adalah suatu peribahasa yang berusaha memberikan penjelasan dengan perumpamaan dengan maksud menyindir, menasihati, atau memperingatkan seseorang dari sesuatu yang dianggap tidak benar.
Contoh: Tua-tua keladi ,makin tua makin menjadi, Keras-keras kersik, kena air lemut juga.
c. Kiasan
Ungkapan tertentu untukmenyampaikan maksud yang sebenarnya kepada seseorang karena sifat, karakter, atau keadaan tubuh yang dimilikinya.Kata-kata sebutan yang digunakan dengan cara tersebut dinamakan bahasa kiasan.
Contoh: Makan tangan = memperoleh keuntungan besar , Buah hati = kekasih atau orang yang sangat dicintai.
d. Perumpamaan
Perumpamaan adalah suatu peribahasa yang digunakan seseorang dengan cara membandingkan suatu keadaan atau tingkah laku seseorang dengan keadaan alam, benda, atau makhluk alam semesta.
Contoh: Seperti anjing makan tulang , Seperti durian dengan mentimun.
e. Pemeo
Pemeo adalah suatu peribahasa yang digunakan untuk berolok-olok, menyindir atau mengejek seseorang atau suatu keadaan.
Contoh: Ladang Padang, orang Betawi: maksudnya berlagak seperti orang Padang padahal dia orang Betawi atau orang Betawi yang berlagak kepadang-padangan.
Bual anak Deli: maksudnya membual seperti membualnya daerah Deli yang terus menerus, namun isinya tidakbermakna.

2. Hikayat
Hikayat berasal dari India dan Arab, yaitu bentuk sastra lama yang berisikan cerita kehidupan para dewi, peri, pangeran,putri kerajaan, serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib.kesaktian dan kekuatan luar biasa yang dimiliki seseorang, yang diceritakan dalam hikayat kadang tidak masuk akal. Namun dalam hikayat banyak mengambil tokoh-tokoh dalam sejarah.
Contoh: Hikayat Hang Tuah, Kabayan ,Si Pitung

3. Sejarah atau Tambo
Sejarah disebut juga Tambo, berasal dari bahasa Arab, yaitu dari kata sajaratun yang berarti pohon. Sejarah adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta.
Selain berisikan peristiwa sejarah, juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama.
Contoh: Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612.

4. Dongeng
Bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yangluar biasa dengan penuh khayalan. Fungsi dongeng hanyalah sebagai penghibur hati saja atau pelipur lara. Itulah sebabnya dongeng disebut juga cerita pelipur lara.
Bentuk-bentuk cerita dongeng:
a. Mite
Dongeng yang berisikan tentang hal-hal yang gaibatau alam gaib, seperti dewa,peri ataupun Tuhan.
Contoh: Cerita Dewi Sinta yang diculik oleh Rahwana , Cerita Nyi Roro kidul
Dongeng Abu Nawas
b. Sage
Dongeng tentang kepahlawanan,keperkasaan, serta kesaktian raja, pangeran atau tokoh-tokoh tertentu.
Contoh; Dongeng Kesaktian Hang Tuah ,Dongeng Kesaktian dan keperkasaan Patih Gajah Mada
c. Fabel
Fabel adalah dongeng tentang binatang yang bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia.
Contoh: Cerita Si Kancil yang Cerdik
Dongeng Perlombaankancil dan siput
d. Legenda
Dongeng tentang suatu kejadian alam, asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian di suatu tempat atau daerah.
Contoh: Cerita tentang Tangkuban perahu ,Dongeng Malinkundang ,Dongeng terjadinya Kota Bandung
e. Penggeli Hati
Penggeli hati adalah cerita komedi yang berkembang dalam suatu masyarakat.
Contoh: Si Kabayan, CeritaPak Belalang,Cerita Lebai Malang, Abu Nawas, dll.
f. Cerita perumpamaan
Dongeng yang mengandung kiasan atau ibarat yang berisi nasihat dan bersifat mendidik.
Misalnya, orang yang pelit akan dinasehati dengan cerita Haji Bakhil atau Haji Pelit. Yang sombong akan dinasehati dengan cerita Firaun.

5. Kisah
Karya sastra lama yang berisikan cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. 
Contoh kisah dalam karya sastra lama, antara lain: (a) Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan
(b) Kisah Abdullah ke Jedah.

B. Prosa Baru


Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat. Bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut:

1. Roman, adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Dalam roman, pelaku utamanya sering diceritakan mulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Roman mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh, alur bercabang-cabang, banyak digresi (pelanturan). Roman terbentuk dari pengembangan atas seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut. Berdasarkan kandungan isinya, roman dibedakan atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
a. Roman bertendens, yang di dalamnya terselip maksud tertentu, atau yang mengandung pandangan hidup yang dapat dipetik oleh pembaca untuk kebaikan. Contoh: Layar Terkembang oleh  Sutan Takdir Alisyahbana, Salah Asuhan oleh Abdul Muis, Darah Muda oleh Adinegoro.
b. Roman sosial, memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat. Biasanya yang dilukiskan mengenai keburukan-keburukan masyarakat yang bersangkutan. Contoh: Sengsara Membawa Nikmat oleh Tulis St. Sati, Neraka Dunia oleh Adinegoro.
c. Roman sejarah, yaitu roman yang isinya dijalin berdasarkan fakta historis, peristiwa-peristiwa sejarah, atau kehidupan seorang tokoh dalam sejarah. Contoh: Hulubalang Raja oleh Nur St. Iskandar, Tambera oleh Utuy Tatang Sontani, Surapati oleh Abdul Muis.
d. Roman psikologis, yaitu roman yang lebih menekankan gambaran kejiwaan yang mendasari segala tindak dan perilaku tokoh utamanya. Contoh: Atheis oleh Achdiat Kartamiharja, Katak Hendak Menjadi Lembu oleh Nur St. Iskandar, Belenggu oleh Armijn Pane.
e. Roman detektif, yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. Dalam roman ini yang sering menjadi pelaku utamanya seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan. Contoh: Mencari Pencuri Anak Perawan oleh Suman HS, Percobaan Seria oleh Suman HS, Kasih Tak Terlerai oleh Suman HS.

2. Novel, berasal dari Italia yaitu novella ‘berita’. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian kehidupan pelaku utamanya yang terpenting, paling menarik, dan yang mengandung konflik. Konflik atau pergulatan jiwa tersebut mengakibatkan perobahan nasib pelaku. lika roman condong pada idealisme, novel pada realisme. Biasanya novel lebih pendek daripada roman dan lebih panjang dari cerpen. Contoh: Ave Maria oleh Idrus, Keluarga Gerilya oleh Pramoedya Ananta Toer, Perburuan oleh Pramoedya Ananta Toer, Ziarah oleh Iwan Simatupang, Surabaya oleh Idrus.

3.  Cerpen, adalah bentuk prosa baru yang menceritakam sebagian kecil dari kehidupan pelakunya yang terpenting dan paling menarik. Di dalam cerpen boleh ada konflik atau pertikaian, akan telapi hat itu tidak menyebabkan perubahan nasib pelakunya. Contoh: Radio Masyarakat oleh Rosihan Anwar, Bola Lampu oleh Asrul Sani, Teman Duduk oleh Moh. Kosim, Wajah yang Bembah oleh Trisno Sumarjo, Robohnya Surau Kami oleh A.A. Navis. dan masih banyak lagi bentuk - bentuk lainya.


  Artikel Terkait :



Langganan Entri Lewat email GRATIS!
Ketik Email Mu Disini! Buruan!
 Delivered by Feed Burner

Bentuk Prosa Baru


sebelumnya syams share sudah share Prosa Lama sekarang syams share akan share yaitu bentuk prosa baru sebagai berikut :
Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat. Bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut:

1. Roman, adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Dalam roman, pelaku utamanya sering diceritakan mulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Roman mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh, alur bercabang-cabang, banyak digresi (pelanturan). Roman terbentuk dari pengembangan atas seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut. Berdasarkan kandungan isinya, roman dibedakan atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:

a. Roman bertendens, yang di dalamnya terselip maksud tertentu, atau yang mengandung pandangan hidup yang dapat dipetik oleh pembaca untuk kebaikan. Contoh: Layar Terkembang oleh  Sutan Takdir Alisyahbana, Salah Asuhan oleh Abdul Muis, Darah Muda oleh Adinegoro.
b. Roman sosial, memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat. Biasanya yang dilukiskan mengenai keburukan-keburukan masyarakat yang bersangkutan. Contoh: Sengsara Membawa Nikmat oleh Tulis St. Sati, Neraka Dunia oleh Adinegoro.
c. Roman sejarah, yaitu roman yang isinya dijalin berdasarkan fakta historis, peristiwa-peristiwa sejarah, atau kehidupan seorang tokoh dalam sejarah. Contoh: Hulubalang Raja oleh Nur St. Iskandar, Tambera oleh Utuy Tatang Sontani, Surapati oleh Abdul Muis.
d. Roman psikologis, yaitu roman yang lebih menekankan gambaran kejiwaan yang mendasari segala tindak dan perilaku tokoh utamanya. Contoh: Atheis oleh Achdiat Kartamiharja, Katak Hendak Menjadi Lembu oleh Nur St. Iskandar, Belenggu oleh Armijn Pane.
e. Roman detektif, yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. Dalam roman ini yang sering menjadi pelaku utamanya seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan. Contoh: Mencari Pencuri Anak Perawan oleh Suman HS, Percobaan Seria oleh Suman HS, Kasih Tak Terlerai oleh Suman HS.

2. Novel, berasal dari Italia yaitu novella ‘berita’. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian  kehidupan pelaku utamanya yang terpenting, paling menarik, dan yang mengandung konflik. Konflik atau pergulatan jiwa tersebut mengakibatkan perobahan nasib pelaku. lika roman condong pada idealisme, novel pada realisme. Biasanya novel lebih pendek daripada roman dan lebih panjang dari cerpen. Contoh: Ave Maria oleh Idrus, Keluarga Gerilya oleh Pramoedya Ananta Toer, Perburuan oleh Pramoedya Ananta Toer, Ziarah oleh Iwan Simatupang, Surabaya oleh Idrus.

3.  Cerpen, adalah bentuk prosa baru yang menceritakam sebagian kecil dari kehidupan pelakunya yang terpenting dan paling menarik. Di dalam cerpen boleh ada konflik atau pertikaian, akan telapi hat itu tidak menyebabkan perubahan nasib pelakunya. Contoh: Radio Masyarakat oleh Rosihan Anwar, Bola Lampu oleh Asrul Sani, Teman Duduk oleh Moh. Kosim, Wajah yang Bembah oleh Trisno Sumarjo, Robohnya Surau Kami oleh A.A. Navis.

4. Riwayat (biografi), adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiografi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Contoh: Soeharto Anak Desa, Prof. Dr. B.I Habibie, Ki Hajar Dewantara.

5. Kritik, adalah karya yang menguraikan pertimbangan baik-buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan-alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu yang sifatnya objektif dan menghakimi.

6.  Resensi, adalah pembicaraan / pertimbangan / ulasan suatu karya (buku, film, drama, dll.). Isinya bersifat memaparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari ebrbagai aspek seperti tema, alur, perwatakan, dialog, dll, sering juga disertai dengan penilaian dan saran tentang perlu tidaknya karya tersebut dibaca atau dinikmati.

7. Esai, adalah ulasan / kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya. Isinya bisa berupa hikmah hidup, tanggapan, renungan, ataupun komentar tentang budaya, seni, fenomena sosial, politik, pementasan drama, film, dll. menurut selera pribadi penulis sehingga bersifat sangat subjektif  atau sangat pribadi.

  Artikel Terkait :



Langganan Entri Lewat email GRATIS!
Ketik Email Mu Disini! Buruan!
 Delivered by Feed Burner

Bentuk Prosa Lama


Sebelumnya syams share telah memposting Prosa Baru searang syams share akan posting yaitu : 
Prosa lama adalah prosa yang hidup dan berkembang dalam masyarakat lama Indonesia. Prosa lama terbagi atas:

1. Bidal
Bidal adalah cara berbicara dengan menggunakan bahasa kias. Bidal terdiri dari beberapa macam, diantaranya:
a. Pepatah
Pepatah adalah suatu peri bahasa yang mengunakan bahasa kias dengan maksud mematahkan ucapan orang lain atau untuk menasehati orang lain.
Contoh: Malu bertanya sesat di jalan , Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna.
b. Tamsil
Tamsil (ibarat) adalah suatu peribahasa yang berusaha memberikan penjelasan dengan perumpamaan dengan maksud menyindir, menasihati, atau memperingatkan seseorang dari sesuatu yang dianggap tidak benar.
Contoh: Tua-tua keladi ,makin tua makin menjadi, Keras-keras kersik, kena air lemut juga.
c. Kiasan
Ungkapan tertentu untukmenyampaikan maksud yang sebenarnya kepada seseorang karena sifat, karakter, atau keadaan tubuh yang dimilikinya.Kata-kata sebutan yang digunakan dengan cara tersebut dinamakan bahasa kiasan.
Contoh: Makan tangan = memperoleh keuntungan besar , Buah hati = kekasih atau orang yang sangat dicintai.
d. Perumpamaan
Perumpamaan adalah suatu peribahasa yang digunakan seseorang dengan cara membandingkan suatu keadaan atau tingkah laku seseorang dengan keadaan alam, benda, atau makhluk alam semesta.
Contoh: Seperti anjing makan tulang , Seperti durian dengan mentimun.
e. Pemeo
Pemeo adalah suatu peribahasa yang digunakan untuk berolok-olok, menyindir atau mengejek seseorang atau suatu keadaan.
Contoh: Ladang Padang, orang Betawi: maksudnya berlagak seperti orang Padang padahal dia orang Betawi atau orang Betawi yang berlagak kepadang-padangan.
Bual anak Deli: maksudnya membual seperti membualnya daerah Deli yang terus menerus, namun isinya tidakbermakna.


2. Hikayat
Hikayat berasal dari India dan Arab, yaitu bentuk sastra lama yang berisikan cerita kehidupan para dewi, peri, pangeran,putri kerajaan, serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib.kesaktian dan kekuatan luar biasa yang dimiliki seseorang, yang diceritakan dalam hikayat kadang tidak masuk akal. Namun dalam hikayat banyak mengambil tokoh-tokoh dalam sejarah.
Contoh: Hikayat Hang Tuah, Kabayan ,Si Pitung

3. Sejarah atau Tambo
Sejarah disebut juga Tambo, berasal dari bahasa Arab, yaitu dari kata sajaratun yang berarti pohon. Sejarah adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. Cerita  yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta.
Selain berisikan peristiwa sejarah, juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama.
Contoh: Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612.


4. Dongeng
Bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yangluar biasa dengan penuh khayalan. Fungsi dongeng hanyalah sebagai penghibur hati saja atau pelipur lara. Itulah sebabnya dongeng disebut juga cerita pelipur lara.
Bentuk-bentuk cerita dongeng:
a. Mite
Dongeng yang berisikan tentang hal-hal yang gaibatau alam gaib, seperti dewa,peri ataupun Tuhan.
Contoh: Cerita Dewi Sinta yang diculik oleh Rahwana , Cerita Nyi Roro kidul
Dongeng Abu Nawas
b. Sage
Dongeng tentang kepahlawanan,keperkasaan, serta kesaktian raja, pangeran atau tokoh-tokoh tertentu.
Contoh; Dongeng Kesaktian Hang Tuah ,Dongeng Kesaktian dan keperkasaan Patih Gajah Mada
c. Fabel
Fabel adalah dongeng tentang binatang yang bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia.
Contoh: Cerita Si Kancil yang Cerdik
Dongeng Perlombaankancil dan siput
d. Legenda
Dongeng tentang suatu kejadian alam, asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian di suatu tempat atau daerah.
Contoh: Cerita tentang Tangkuban perahu ,Dongeng Malinkundang ,Dongeng terjadinya Kota Bandung
e. Penggeli Hati
Penggeli hati adalah cerita komedi yang berkembang dalam suatu masyarakat.
Contoh: Si Kabayan, CeritaPak Belalang,Cerita Lebai Malang, Abu Nawas, dll.
f. Cerita perumpamaan
Dongeng yang mengandung kiasan atau ibarat yang berisi nasihat dan bersifat mendidik.
Misalnya, orang yang pelit akan dinasehati dengan cerita Haji Bakhil atau Haji Pelit. Yang sombong akan dinasehati dengan cerita Firaun.

5. Kisah
Karya sastra lama yang berisikan cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. 
Contoh kisah dalam karya sastra lama, antara lain: (a) Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan
(b) Kisah Abdullah ke Jedah.

Ciri - Ciri Prosa Lama :
1. Isinya Khayal
2. anonim (tanpa nama Pengarang)
3. milik bersama
4. istina sentris (fokus ceritanya raja atau kerajaan)
5. beredar dari mulut kemulut.

  Artikel Terkait :



Langganan Entri Lewat email GRATIS!
Ketik Email Mu Disini! Buruan!
 Delivered by Feed Burner

Monday, October 15, 2012

Macam - Macam Hukum Bacaan

A.      Mim Mati

Apabila ada mim yang mati dan bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah, maka akan mempunyai tiga hukum bacaan yaitu :

 1.     Idghom Mimy
 2.     Ikhfa’ Syafawi
 3.     Idhar Syafawi

a.  Idghom MimyApabila ada mim yang mati bertemu dengan huruf م
Cara membacanya : mim pertama yang mati dimasukkan pada mim yang kedua dengan disertai suara dengung (ghunnah).
Dinamakan mimy karena masuknya mim sukun pada mim.  Idghom ini juga dinamakan idghom mutamatsilain “dua huruf yang sama”.                 
Contoh:       ولَكُمْ مَا فِى الأَرْضِ  ,لهَمُْ مَا يَشَاءُ


b. Ikhfa’ SyafawiApabila ada mim mati yang bertemu dengan huruf  ب .
Contoh : وَ هُمْ بِا الأ خِرَةِ ,
Cara membaca  atau melafadhkannya, sewaktu mendengungkan mim sukun sudah menempati makhrojnya huruf  ba’.
Keterangan :Dinamakan syafawi karena tempat keluarnya huruf ba’ dan mim itu adalah pada dua bibir.


c.    Idhar SyafawiApabila ada mim yang mati bertemu dengan semua huruf Hijaiyyah selain huruf idghom mimy dan ikhfa’ syafawi (mim dan ba’), baik dalam satu kalimat atau dilain kalimat.
Cara membacanya,  mim yang mati harus dibaca dengan  suara jelas atau terang terutama huruf itu adalah fa’ dan wawu sebab kedua huruf itu tempat keluarnya  sama-sama berada dibibir.
Contoh :  هُمْ فِيْهَا خَا ِلدُ وْنَ      


B. Hukum Mim dan Nun yang Bertasydid (ghunnah)


Apabila ada huruf mim dan  nun yang bertasydid maka hukum bacaannya disebut ghunnah. Adapun tempat keluarnya ghunnah adalah pada janur hidung, sedangkan lamanya bacaan ghunnah adalah 1 alif atau 2 harokat  membacanya harus dibaca dengan suara dengung.
Contoh :بِرَ بِّ النَّا سِ ,  ثمّ , ِإنّّKeterangan :Enam bacaan yang di dalamnya terdapat bacaan ghunnah (dengung) yaitu: idghom bighunnah, iqlab, ikhfa’ haqiqi, ikhfa’ syafawy, idghom mimy, mim atau nun yang bertasydid.


C. Idghom


a.  Definisi  IdghomIdghom menurut bahasa/etimologi adalah memasukkan sesuatu pada sesuatu
Idhghom menurut istilah/terminologi adalah bercampurnya dua huruf yang sama (yang pertama mati / sukun yang kedua hidup), baik huruf itu semisal, sejenis atau berdekatan makhorijul huruf dan sifatnya  sehingga kedua huruf tersebut seperti satu huruf yang bertasydid. 


b. Pembagian IdghomMenurut ittifaq ulama Qurro’,  idghom ini (idghomnya semua huruf Hijaiyyah yang dilihat dari makhraj dan sifatnya huruf) dibagi menjadi tiga yaitu:
1. Idghom Mutamatsilain
2. Idghom  Mutaqoribain
3. Idghom Mutajanisain


1. Idghom MutamatsilainYaitu apabila ada dua huruf yang sama baik makhroj dan sifatnya seperti  ba’ mati bertemu dengan ba’ atau dal mati bertemu dengan dal, maka harus diidghomkan menurut kesepakatan ulama’ Qurro’, baik bertemunya dalam satu kalimat atau lain kalimat.
Contoh : َيغْتَبْ  بَعْضُكُمْ   , يُوَجِّهْهُ  


Yang demikian itu terkecuali huruf mad yaitu ya’ mati bertemu dengan ya’ jatuh setelah kasroh dan wawu mati jatuh setelah dhommah bertemu dengan wawu, sebagaimana kesepatan ulama qurro’. Hal ini dikarenakan agar  sifat huruf mad itu masih tetap dan tidak hilang.                             
Contoh : ِفىْ يَوْ مٍ  , قَالُوْا  وَهُمْ

1.      Idghom MutajanisainApabila ada dua huruf yang sama makhrojnya akan tetapi berbeda sifatnya. Seperti dal bertemu ta’, ta’ bertemu dal dan sebagainya.Contoh : َيلْهَثْ ذّالِكَ , قَدْ تَّبَيّنَ  , اَ ثْقَلَتْ دَّعَوَاللهAdapun kalimat    ِاِرْكبْ مَّعَنَاmenurut Imam Hafs ‘an ‘Ashim cara membacanya harus diidghomkan dan  disertai dengan dengung, sedangkan lafadh         َبسَطْتَ dibaca dengan Idghom Naqish.  Yaitu  sifat huruf tho’ (Isti’la’) masih tetap tampak.


2.       Idghom Mutaqoribain
Apabila ada dua huruf yang berdekatan baik makhrojnya maupun sifatnya .
Contoh : قُلْ رَّبِّ  ,  اَلمْ نخْلُقْكُمْKeterangan :1.       Semua bacaan idghom sebagaimana tersebut diatas dengan riwayat Hafs ‘an Ashim, huruf yang di idghomkan harus huruf yang sukun disebut idghom shoghir. Maka apabila huruf yang di idghomkan adalah huruf yang hidup disebut idghom kabir


Contoh :   كَيْفَ فَعَلَ ، فِيْهِ هُدًى ، فَعَلَ رَبُّكَ  dan semua idghom kabir Imam Hafs ‘an Ashim tidak ikut membacanya.2.      Menurut Imam Hafs ‘an Ashim sebagaimana disebutkan pada kitab Jazariyah, bahwa apabila semua huruf yang diidghomkan terdiri dari huruf isti’la’ (خص ضغط قظ)  maka harus dibaca idghom Naqis. 

Contoh :  نَخْلُقْكُمْ ، بَسَطْتَ3.      Idghom mutajanitsain / mutamatsilain / mutaqoribain, apabila mudghomnya huruf dal, maka  hanya masuk pada huruf dal atau ta’. Contoh :   لَقَدْ دَخَلُ ، أَبَدْ تُمْ

D. QolqolahQolqolah menurut etimologi berarti mengguncang atau memantulkan, sedang menurut terminologi adalah memantulkan bunyi huruf qolqolah ketika mati. Hurufnya ada 5 yaitu :   ق  ط  ب  ج  د
Qolqolah dibagi menjadi dua yaitu:


1.       Qolqolah kubro, yaitu apabila ada salah satu huruf qolqolah  yang dibaca sukun   karena waqof.
           Contoh:   عَذَابٌ    dibaca  عَذَابْ


2.       Qolqolah Shughro, yaitu apabila ada salah satu huruf qolqolah yang berharokat  sukun asli (bukan karena waqof).           Contoh :  يَقْطَعُوْنَ , يَجْعَلُوْنَ , يَدْعُوْنَ   


Keterangan :
Dinamakan sughro karena pantulannya pelan atau lebih kecil.
E.  Cara Membaca Lam Matia. Apabila ada lam mati bertemu dengan huruf ro’ atau lam, baik berupa kalimat fi’il (fi’il madhi atau fi’il amar) atau kalimat huruf, maka wajib diidghomkan.
Contoh

Fi’il Amar
Kalimat Huruf
قُلْ رَبِّ
هلْ لَكُمْ
بَلْ رَفَعَ
Kecuali kalimat بلْ سكتة ران          (bahkan berkata) menurut Imam  Hafs ‘an ‘Ashim dibaca saktah (berhenti sejenak tanpa nafas) yaitu terdapat pada surat Al Muthoffifin ayat 14. Agar tidak meyerupai dengan lafadh  برّ ا ن  (dua orang yang baik).
a.    Apabila terdapat lam mati baik dalam kalimat isim, kalimat huruf atau kalimat fi’il, maka  harus diidharkan.
Contoh

Huruf
Isim
Fi’il
هلْ يستطيع
سلْطا نٌ
ِالْتَقَى
يَلْتَقِي
بلْ طبع الله
اَلْوَانِكُمْ
جَعَلْنَا
ضَلَلْنَا

سَلْسَبيلاً
قلْ نَعَمْ
قلْ جَاء الحق


F. Alif dan Lam  ( ال تعريف)Alif dan lam (al ma’rifah) yang sambung dengan kalimat isim, maka akan menimbulkan dua bacaan yaitu:
1. Idhar Qomariyah
Apabila ada al Ta’rif (hamzahnya washol) yang sambung dengan huruf qomariyah yang terkumpul dalam  : أَ ْبغِ حَجَّكَ وَخَفْ عَقِيْمَهُ,  maka cara membacanya yaitu lam dibaca dengan jelas atau terang.
Contoh. الحَمدُ , الكافرون , الأنعام


2. Idghom Syamsiyah
Apabila terdapat al ta’rif yang sambung  dengan  huruf  syamsiyah yang terkumpul dalam  :
   طِبْ  ثُمَّ صِلْ رَحِمًا تَفَزَّ ضف ذَا ِنعَمٍ   دَعْ سُوْءَ ظَنٍّ زُرْشَرِيْفَا لِلْكِرَامِ  


Cara membacanya yaitu apabila ada huruf al ta’rif bertemu dengan salah satu huruf syamsiyah, maka huruf-huruf tersebut harus dibaca dengan tasydid.
Contoh.  الرَّحِيْمُ,   الصَّا لِحُوْنَ,   السَّارِقُ


Keterangan :Adapun lafadh   وَالْتَفَّتْ  tidak boleh dibaca idghom syamsiyah, karena al tersebut bukan Al ta’rif. Begitu juga lafadh   اَلْهيَكُمُ التَّكاثُرُ  maka apabila disambung dengan basmalah hamzahnya اَلْهيَكُمُ  tetap dibaca, karena hamzah



  Artikel Terkait :



Langganan Entri Lewat email GRATIS!
Ketik Email Mu Disini! Buruan!
 Delivered by Feed Burner